Skip to content

Tentang Komposisi Dead Center

Dulu waktu awal-awal belajar motret, kita disarankan kalau meletakkan Point of Interest (POI) jangan di tengah frame. POI sebaiknya diletakkan di sepertiga bagian frame atau dikenal dengan Rule of Third (ROT) supaya lebih menarik fotonya. Benarkah kalau komposisi ROT lebih menarik daripada komposisi dead center?

Jawabannya belum tentu. Komposisi dead center bisa juga membuat foto terlihat lebih menarik dan kuat asal kita bijaksana dalam menggunakannya.

Komposisi dead center akan memperkuat POI dan bisa memperumudah viewers menemukannya. Mata kita mempunyai kecenderungan untuk melihat ke bagian tengah daripada pinggir frame.

Kapan sebaiknya menggunakan komposisi dead center? Ketika pingin melakukan framing dalam foto, memotret dengan frame square (1:1), dan pada frame yang relatif simetris. Contoh-contoh penggunaan komposisi dead center bisa dilihat dari foto-foto di postingan ini.

Jadi, apakah Dead Center lebih menarik daripada ROT atau sebaliknya? Semuanya sama-sama menarik jika pas dalam penggunaannya karena komposisi itu soal rasa dan sifatnya subyektif. Beda orang beda rasa. Tidak ada yang salah atau benar dalam komposisi. Yang ada hanya terasa enak atau kurang enak dilihat. Yang salah itu kalau punya kamera tapi gak pernah dipakai buat motret heheheā€¦.

(Visited 437 times, 1 visits today)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *